ESTETIKA DALAM ARSITEKTUR
Estetika sendiri berasal dari kata ‘Aesthetic’ (Bahasa Inggris) yang berarti indah, cantik, memiliki rasa keindahan.
Dari definisi tersebut dapat kita ambil beberapa kata kunci :
![]() | |||||
![]() | |||||
![]() | |||||
Ø Nilai-nilai apa yang harus diresapi untuk menghasilkan keindahan
Ø Nilai-nilai tersebut dicapai melalui upaya memperkuat kesadaran visual dan kecakapannya untuk mengendalikan komposisi sebelum memenuhi tuntutan kebutuhan praktis.
ada tiga hal yang perlu dipahami :
1. Komposisi Visual
2. Semantis / pengungkapan ekspresi
3. Tautan perancangan dengan tempat dan waktu.
![]() | |||||
![]() | |||||
FUNGSI DAN BENTUK
DALAM ARSITEKTUR
beberapa pandangan dalam pemahaman bentuk, antara lain :
1.Hugo Haring : Bentuk adalah suatu perwujudan dari organisasi ruang yang merupakan hasil dari suatu pemikiran. Proses ini didasarkan atas pertimbangan fungsi dan usaha pernyataan diri (ekspresi)
2.Mies Vander Rohe : Bentuk adalah wujud dari penyelesaian akhir dari konstruksi
3. Benjamin Handler : Bentuk adalah suatu keseluruhan dari fungsi-fungsi yang bekerja secara bersamaan, yang hasilnya merupakan susunan benda
Ada 2 tinjauan mengenai bentuk, yaitu :
1. Secara fisik
2. Secara manusia
Pengaruh Fungsi terhadap Bentuk
Fungsi dikaitkan dengan pemenuhan kebutuhan manusia, dalam usahanya mempertahankan dan mengembangkan hidupnya dalam alam semesta ini.
![]() | |||||
![]() | |||||
![]() | |||||
Hubungan Fungsi terhadap Bentuk
Hubungan antara fungsi dan bentuk bukan lah suatu pilihan – pilihan (CHOICE), melainkan hubungan timbal balik.
PRINSIP – PRINSIP PERANCANGAN
Kaidah Umum :








Tidak ada komentar:
Posting Komentar